Kapolsek Kalasan, AKP Gunawan, secara simbolis mengukuhkan 112 siswa-siswi SD Muhammadiyah Kadisoka dan SD Muhammadiyah Bayen sebagai Polisi Cilik (Pocil), Rabu (12/8/2026). (SDM Kadisoka)
Pocil Ceria SD Muhammadiyah Kadisoka : Kapolsek Kalasan, AKP Gunawan, secara simbolis mengukuhkan 112 siswa-siswi SD Muhammadiyah Kadisoka dan SD Muhammadiyah Bayen sebagai Polisi Cilik (Pocil), Rabu (12/8/2026). (SDM Kadisoka)
Kapolsek Kalasan, AKP Gunawan, secara simbolis mengukuhkan 112 siswa-siswi SD Muhammadiyah Kadisoka dan SD Muhammadiyah Bayen sebagai Polisi Cilik (Pocil), Rabu (12/8/2026). (SDM Kadisoka)

Pocil Ceria SD Muhammadiyah Kadisoka

Selain berlatih kedisiplinan, kesadaran berlalu lintas dipelajari para Polisi Cilik dengan ceria.


PURWOMARTANI, Kalasan | Pada Rabu (12/8/2026) pagi, suasana halaman SD Muhammadiyah Kadisoka, Purwomartani, Kalasan, Sleman, tampak berbeda dan penuh semangat. Sebanyak 112 siswa-siswi pilihan dari SD Muhammadiyah Kadisoka dan SD Muhammadiyah Bayen resmi dikukuhkan sebagai Polisi Cilik (Pocil) oleh Kapolsek Kalasan, AKP Gunawan.

Upacara pelantikan yang berlangsung khidmat tersebut ditandai secara simbolis dengan penyematan atribut berupa topi polisi cilik kepada perwakilan peserta. Kehadiran ratusan siswa berseragam rapi ini tidak hanya menjadi kebanggaan pihak sekolah dan orang tua, tetapi juga wujud nyata komitmen dunia pendidikan dalam membentuk karakter generasi muda yang disiplin dan taat hukum sejak dini.

Dalam amanatnya, Kapolsek Kalasan AKP Gunawan menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya pembentukan dan pelantikan Polisi Cilik. Menurutnya, program pembinaan Pocil memiliki arti strategis yang jauh melampaui latihan baris-berbaris atau penampilan seremonial semata.

“Kegiatan ini memberikan manfaat positif, terutama terkait penanaman karakter disiplin sejak dini,” ujar Kapolsek Kalasan, di hadapan para peserta upacara, tamu undangan, serta para wali murid yang memadati lokasi acara.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa melalui pembinaan Polisi Cilik, anak-anak tidak hanya dilatih untuk memiliki fisik yang tangguh dan mental yang sigap, tetapi juga ditanamkan kesadaran berlalu lintas yang aman dan bertanggung jawab.

Pemahaman mengenai etika berlalu lintas sejak usia dini dinilai sangat krusial mengingat anak-anak merupakan kelompok usia yang rentan sekaligus agen perubahan masa depan dalam budaya berkendara yang tertib di jalan raya.

“Selain berlatih kedisiplinan, penanaman kesadaran berlalu lintas menjadi materi pembelajaran utama para Polisi Cilik. Hal ini bertujuan untuk melatih kepekaan para siswa dalam menciptakan situasi lalu lintas dan lingkungan sekolah yang kondusif, tertib, serta aman bagi diri mereka sendiri maupun sesama pengguna jalan,” tambahnya.

Atraksi 12 Gerakan Pengaturan Lalu Lintas

Usai rangkaian upacara pelantikan yang berjalan dengan tertib dan khidmat, suasana langsung cair dan meriah tatkala para Polisi Cilik menampilkan unjuk kebolehan. Tanpa rasa canggung, ratusan anak-anak berseragam khas tersebut memperagakan 12 gerakan dasar pengaturan lalu lintas di hadapan jajaran kepolisian, guru, tamu undangan, serta orang tua murid.

Gerakan demi gerakan diperagakan dengan kompak, teratur, dan penuh percaya diri. Mulai aba-aba menghentikan kendaraan dari berbagai arah, mempercepat arus lalu lintas, hingga gerakan menoleh dan meniup peluit dengan sigap. Semuanya dilakukan selaras mengikuti irama komando.

Penampilan apik itu merupakan hasil dari latihan intensif yang telah mereka jalani bersama para pembina dari Polsek Kalasan dan guru pendamping sekolah.

Kemeriahan acara berlanjut ketika para Polisi Cilik melanjutkan atraksi mereka dengan menampilkan senam lalu lintas. Gerakan senam yang dinamis, riang, namun tetap bernuansa edukatif berhasil memukau para penonton.

Para wali murid yang hadir tampak antusias mengabadikan momentum tersebut menggunakan gawai mereka. Betapa bangga melihat transformasi buah hati mereka yang tampil cekatan dan berani tampil di muka umum.

Sinergi Sekolah dan Kepolisian Demi Karakter Unggul

Pihak SD Muhammadiyah Kadisoka menyambut baik terselenggaranya pelantikan bersama.Program Polisi Cilik merupakan wadah yang sangat ideal bagi siswa untuk menyalurkan energi positif, melatih kepemimpinan, serta membangun mental kerja sama tim.

Kolaborasi antara institusi kepolisian dan sekolah sangat efektif dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan, kedisiplinan, serta cinta aturan sejak bangku sekolah dasar.

Melalui pembentukan Polisi Cilik, diharapkan para peserta tidak hanya menjadi teladan bagi teman-teman sebaya di lingkungan sekolah masing-masing, tetapi juga mampu mengaplikasikan pengetahuan berlalu lintas dalam kehidupan sehari-hari bersama keluarga di rumah.

Program pembinaan serupa diharapkan terus berlanjut dan mampu mencetak generasi muda Kalasan yang cerdas, tertib, serta berkarakter unggul.


Berita Terkait

Mungkin Anda Tertarik